BANK BI BERIKAN BANTUAN PENANGGULANGAN COVID-19 DI BATANG

Rabu, 29 Juli 2020
10
Card image cap

Batang - Bank Indonesia Perwakilan Tegal mencetuskan ide pembentukan holding Pondok pesantren (Ponpes) untuk meningkatkan kemandirian.

Hal itu disampaikan Kepala kantor Bank Indonesia perwakilan Tegal, Taufik Amrozi, saat menyerahan bantuan secara simbolis Program Sosial Bank Indonesia (PSB) penanggulangan Covid-19 di Aula, Kabupaten Batang, Senin (27/7/2020).

"Sejumlah pesantren disatukan dengan membentuk holding untuk mendukung kemandirian," jelasnya.

Dijelaskannya, pesantren A punya usaha konveksi, pesanten B budidaya ikan atau pesantren lain dengan usaha berbeda dengan saling sinergi, untuk memenuhi kebutuhan masing-masing.

Contohnya, pihaknya baru saja memberi bantuan 10 mesin jahit pada ponpes Roudlatul Muhtadi yang konsen membuat usaha pembuatan peci.

Selain 10 mesin jahit, pihaknya juga memberi bantuan sosial sebanyak 1.018 paket sembako pada gugus tugas penanganan Covid-19.

Sementara, Bupati Batang Wihaji sangat mengapresiasi, BI Tegal yang membantu pemulihan ekonomi jangka pendek dan jangka panjang.

"Pemulihan ekonomi menjadi tugas bersama ditengah pandemi Covid-19 disamping pencegahan, bahwa covid-19 penangananya jangan menggunakan logika normal,” katanya.

Ia menambahkan, Covid-19 penyakit gila, tidak kelihatan tapi ada, maka penangannya juga harus edan atau dengan logika tidak normal begitu juga dengan pemulihan ekonominya, karena kondisinya lagi tidak normal.

Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Muhtadin, Khabib Ghozi, menyatakan, sangat terbantu dengan mesin jahit tersebut.

“Dengan bantuan mesin jahit tersebut, bisa meningkatkan produktifitas usaha pondok pesantren. Terkait holding pesantren, berharap rencana itu bisa terwujud,” harapnya.

Diharapkan, semoga Bisa terfasilitasi sehingga ada kemudahan dan kerjasama antar pesantren yang mempunyai ciri khas produk khas masing-masing. (MC Batang, Jateng/Jumadi)